Kamis, 18 September 2008

Puasa Anakku

Putera saya yang pertama berusia sekitar 5 tahun 7 bulan. Sudah saya perkenalkan mengenai puasa 2 minggu sebelum bulan Ramadhan. Kebetulan disekolahnya juga diperkenalkan bahkan dibarengi dengan menghapal doa berbuka puasa. Jadi klop sebelum tidur, setelah mendongeng juga mengulang hapalan dan menjelaskan apa itu puasa dan apa yang harus dilakukan. Cukup melelahkan tapi mengasyikan....jadi teringat lagunya Bimbo ketika putera saya mengajukan pertanyaan seputar puasa setelah saya beri penjelasan. Ketika dijelaskan sih putera saya bersemangat menyatakan akan puasa sampai jam 12 tapi dilain waktu bersemangat sampai jam 6 bahkan sekali waktu teriak akan puasa sampai jam 9 malam....he he he akhirnya saya jelaskan lagi waktu puasa itu dari kapan sampai kapan.

Ketika bulan Ramadhan tiba, dihari pertama saya berusaha membangunkan putera saya. Tetapi putera saya itu tidak mau bangun bahkan meminta makan sahur sambil tidur, ya sudah gantian dengan Ibunya menyuapi. Lucunya putera saya itu makan dengan mata tertutup. Sekolahnya pada minggu pertama puasa meliburkan murid-muridnya. Pada hari pertama ini, saya sms isteri saya menanyakan sampai jam berapa putera saya puasa, ternyata kuatnya sampai jam 8 pagi karena tergoda dengan kue yang sedang dinikmati adiknya.

Begitulah pada minggu pertama bulan Ramadhan itu, anak saya berpuasa dengan waktu berbuka yang semakin lama dari hari pertama puasanya. Sekali waktu di hari libur, putera saya itu berkata akan puasa sampai Dhuhur dengan syarat dibuatkan kolak mutiara (sagu yang berwarna warni), jadinya saya kebagian mencari bahan dan isteri saya yang menyiapkan.

Alhamdulillah, puasanya masih lancar dan bersemangat walaupun saya bebaskan putera saya itu bukanya jam berapa. Tapi ya itu, tetap sahurnya harus disuapi dan sambil tidur pula.

Tidak ada komentar: