Selasa, 04 November 2008

Dongeng Na

Na sekarang ternyata sudah pandai mendongeng untuk adik-adiknya. Ketika saya diminta untuk mendongengkan tentang tokoh yang diminta oleh Nu, dengan sigap Na mulai bercerita -tentu saja setelah saya minta-. Kebetulan Nu sekarang sedang suka sekali cerita yang tokohnya binatang yang dia takuti, Kecoa. Hal lain yang biasanya dipesan oleh Nu dalam dongeng sebelum tidurnya adalah ikan besar, perahu besar, dan kereta api panjang. Wah lucu banget ketika Nu mengatakan besar misalnya, suaranya ditahan kemudian berteriak 'becaaaa'. Lumayan buat tontonan sebelum tidur, saya kadang-kadang minta Nu mengucapkan itu berturut-turut sambil mengkoreksinya dengan pengucapan kalimat yang benar.....

Kali itu, Na bercerita tentang Kecoa yang naik perahu besar. Ibu Kecoa sudah melarang jangan ikut tetapi anaknya itu terus memaksa dan berlari ke arah kapal. Akhirnya anak Kecoa itupun pergi tanpa persetujuan ibunya. Didalam kapal, Kecoa itu bertemu dengan seekor kucing yang terus mengejar-ngejar sampai Kecoa itu ketakutan dan menangis sambil memanggil-manggil ibunya. Untungnya Kecoa itu bisa bersembunyi disela-sela kayu. Ketika kembali, kecoa itupun bertemu dengan ibunya dan meminta maaf karena pergi tanpa izin.

Wah saya dan isteri langsung bilang bagus tuh ceritanya. Hanya sayangnya, Nu selalu minta dongeng yang sama dan Na akhirnya bosan dan mogok bercerita....kalau sudah begitu biasanya saya yang bercerita dan meyakinkan Nu bahwa cerita yang lain juga bagus....

Ternyata sangat bermanfaat mendongeng kepada anak terutama sebelum mereka tidur......saya selalu berpesan kepada anak saya terutama ketika mereka akan tertidur mengenai hikmah dari dongeng yang saya tuturkan atau bacakan. Mungkin itu yang ada dibenak Na dan bisa dengan lancar bercerita dengan gayanya kepada Nu.......

Tidak ada komentar: