Kamis, 06 Agustus 2009

Minggu Pertama Sekolah Na dan Nu




Sekolah Na dan Nu dimulai pada akhir bulan Juli kemarin. Wah kebayangkan, sekolah Na paling jauh dari rumah. Na harus bangun jam 5 mandi, sarapan dan jemputan sudah menunggu di depan rumah jam 6 teng. Melihat Na berangkat sekolah kadang kasihan, rambutnya saja masih jambul karena bekas tidur semalam. Tetapi melihat semangat Na untuk sekolah patuh diacungi jempol. Walaupun pada saat dibangunkan dan sebelum mandi ada acara mogok. Pada hari pertama sampai dengan ketiga Na pulang jam 10-12 tetapi setelahnya Na pulang pukul 13.30 sampai di depan rumah. Untungnya kami membayar catering untuk Na sehingga setiap pulang sekolah Na telah makan siang di sekolahnya.

Dalam seminggu dua kali, Na juga mengikuti kursus matematika kumon. Biasanya jemputan kumon sudah menunggu pukul 14.00 di depan rumah. Na pun cepat cepat bergegas mengganti baju untuk segera kursus. Pernah diminta pada Na untuk istirahat dulu kumonnya tetapi jawabannya yang didapat adalah 'tidak mau' ya sudah dilanjut terus. Belum lagi dari Senin-Jumat Na juga harus mengikuti TPA di mesjid dekat rumah. Wah cukup sibuk memang.

Adapun Nu, berangkat sekolah playgroupnya pada pukul 7 pagi. Mobil jemputan pada jam tersebut telah siap mengantarkan Nu. Sebenarnya Nu sudah siap sejak pukul 5 pagi (baca artikel sebelumnya yang menjelaskan prosedur Nu). Untuk bangunpun, Nu relatif mudah, tingggal dicolek langsung berdiri dan minta mandi pertama kali sebelum yang lain. Ada yang lucu dari sekolah Nu ini, sampai dengan saat artikel ini ditulis, Nu masih malas mengikuti kegiatan yang ada disekolahnya. Untuk menggambar sih masih semangat tapi untuk menyanyi dan berolah raga wah Nu lebih banyak diam dan senyum senyum....kalau diminta selalu alasannya 'cape'....... selain itu Nu juga masih diantar Ibu dan adiknya Naw setiap di beritahu supaya jangan diantara selalu bekelit ada anak yang nakal......Nu juga mulai mengaji di TPA bersama-sama dengan kakaknya.....ini sih lumayan semangat mungkin karena relatif dekat dan mengenal teman-temannya.

Semoga Na dan Nu menjadi anak yang pintar yang dapat menjadi permata bagi orang tuanya dan menjadi pembela agama, bangsa dan negaranya...... amiiiiiin